
wartamoro.com - Bau yang tidak disukai kucing bisa membuat mereka stres, tidak nyaman, hingga enggan mendekat ke area tertentu di rumah. Hal ini terjadi karena indra penciuman kucing sangat tajam.
Dikutip dari PetMD.com, menurut drh. Jessica Bell, DVM, dari Washington State University, kucing memiliki organ khusus bernama Jacobson’s organ di langit-langit mulut mereka yang membantu mendeteksi aroma dengan lebih detail.
Oleh karena itu, aroma yang menurut manusia menyenangkan belum tentu disukai oleh kucing. Beberapa bau yang dibenci kucing bahkan bisa berbahaya bagi kesehatannya.
Yuk, kenali 15 bau yang wajib dihindari agar anabul-mu betah di rumah, seperti dirangkum dari PetMD.com dan Litter Robot!
1. Bau Citrus
Jeruk, lemon, jeruk nipis, hingga jeruk bali adalah contoh aroma yang tidak disukai kucing.
Kandungan minyak esensial pada buah citrus terlalu menyengat bagi penciuman mereka, bahkan bisa menyebabkan iritasi.
2. Rempah dan Aroma Pedas
Aroma cabai, lada, kari, atau kayu manis bisa membuat kucing menjauh. Kandungan capsaicin pada cabai menimbulkan sensasi panas dan dianggap berbahaya oleh kucing.
3. Minyak Esensial
Beberapa minyak esensial seperti peppermint, tea tree oil, eucalyptus, dan cengkeh sangat tidak disarankan untuk digunakan di rumah yang memiliki kucing.
Menurut drh. Gabre Denton, minyak ini bisa memicu keracunan dengan gejala seperti muntah, kejang, hingga kesulitan bernapas.
4. Pembersih Rumah yang Kuat
Bau pemutih, amonia, dan cuka sangat dibenci oleh kucing. Selain menyengat, bahan-bahan tersebut juga bisa membahayakan jika terjilat atau terhirup oleh si manis.
5. Bau Hewan Lain
Kucing adalah hewan teritorial. Menurut cat behaviorist Joey Lusvardi, mencium aroma kucing atau anjing lain bisa memicu kecemasan karena dianggap ancaman.
6. Parfum dan Cologne
Bagi kucing, parfum dengan aroma menyengat bisa membuat mereka pusing atau stres. Mereka lebih nyaman dengan bau alami pemiliknya.
7. Citronella
Meski populer untuk mengusir nyamuk, citronella juga termasuk bau yang tidak disukai kucing. Bau kuat dari minyak ini bisa mengganggu kenyamanan kucing.
8. Deterjen dan Pelembut Pakaian
Mencuci kasur atau selimut kucing dengan deterjen beraroma bisa membuat mereka enggan memakainya. Mereka lebih suka bau alami yang familiar.
9. Kotak Pasir yang Kotor
Meski bukan aroma buatan, kotak pasir yang tidak dibersihkan adalah salah satu bau yang dibenci kucing.
Kucing sangat menjaga kebersihan, dan bau menyengat bisa membuat mereka buang air di luar kotak pasir.
10. Menthol dan Wintergreen
Aroma dari obat gosok, balsem, dan salep yang mengandung menthol atau wintergreen juga sangat dihindari kucing. Bau ini dianggap tidak alami dan menyengat.
11. Litter Beraroma
Rachel Geller, pakar perilaku kucing dari All Cats All the Time, menyarankan penggunaan litter tanpa aroma. Litter berparfum bisa mengganggu kenyamanan kucing saat buang air.
12. Lavender, Geranium, dan Eucalyptus
Tanaman-tanaman ini umum dijadikan penangkal serangga, tetapi ternyata juga termasuk aroma yang tidak disukai kucing. Bahkan, jika dikonsumsi, bisa menimbulkan gejala keracunan.
13. Rosemary dan Thyme
Meski tidak beracun, dua jenis rempah ini juga bukan favorit kucing. Baunya yang tajam membuat mereka memilih menjauh.
14. Pisang dan Mustard
Meskipun aman dikonsumsi, aroma pisang dan mustard tidak menarik bagi sebagian besar kucing. Bau yang kuat dan asing membuat mereka enggan mendekat.
15. Pine atau Cemara
Kandungan minyak alami dalam pine kadang digunakan dalam litter alami. Namun, beberapa kucing justru tidak menyukai aroma kayu ini, terutama jika terlalu kuat.
Menjaga kenyamanan kucing di rumah tidak cukup dengan memberi makanan dan tempat tidur yang layak.
Menghindari bau yang tidak disukai kucing juga sama pentingnya agar mereka merasa aman dan tenang.
Jika kamu menggunakan wewangian atau produk pembersih di rumah, pastikan tidak mengandung aroma yang dibenci kucing, seperti citrus, mint, atau minyak esensial.
Dengan begitu, kucing bisa hidup lebih bahagia di lingkungan yang bersih dan bebas stres.
Posting Komentar