wartamoro.comSejak melakukan penyerangan pada tahun 2022 lalu, beberapa senjata Rusia yang dianggap sebagai alat perang modern justru tidak berjalan sesuai harapan dalam konflik antara Rusia dan Ukraina.
Menggunakan istilah populer saat ini, hanya menjadi buang-buang waktu, ketidakmampuan senjata militer Moskow menunjukkan adanya hambatan dan tantangan dalam teknologi serta strategi militer Rusia selama perang melawan Ukraina.
Lalu apa saja senjata-senjata Rusia yang gagal di medan perang Ukraina?
Tank T-14 Armata, Masalah Teknis
Tank T-14 Armata diumumkan sebagai tank generasi berikutnya dari Rusia yang memiliki menara tanpa awak dan lapisan pelindung yang tangguh.
Namun, kendaraan lapis baja ini jarang dimanfaatkan di Ukraina akibat masalah mekanis dan biaya perawatan yang tinggi, sehingga Rusia lebih memilih menggunakan tank-tank yang lebih lawas.
Helikopter Ka-52 Alligator – Rentan di Medan Tempur
Dikenal dengan sebutan "pesawat terbang", Ka-52 diharapkan mampu bertahan dari tembakan yang terus-menerus.
Namun, pasukan Ukraina mampu menghancurkan banyak helikopter Ka-52 dengan menggunakan sistem pertahanan udara yang canggih.
Lapisan baju besinya ternyata lebih rapuh daripada yang diberitakan, sehingga mengurangi fungsinya dalam medan pertempuran.
Rudal Jelajah 3M-14 Kalibr – Masalah Presisi Rudal Jelajah 3M-14 Kalibr – Isu Akurasi Rudal Jelajah 3M-14 Kalibr – Kendala Ketepatan Rudal Jelajah 3M-14 Kalibr – Permasalahan Akurasi Rudal Jelajah 3M-14 Kalibr – Tantangan Presisi
Rudal Kalibr dibuat dengan tujuan serangan yang akurat.
Namun, dilaporkan hanya mencakup sekitar sepertiga dari total durasi.
Banyak rudal yang tidak tepat sasaran atau mengenai area penduduk, sehingga membatasi dampak strategisnya dalam perang.
Sistem Roket BM-21 Grad – Tua dan Tidak Presisi
BM-21 Grad adalah senjata roket buatan Soviet yang mampu meluncurkan banyak peluru kendali dalam waktu singkat, meskipun memiliki akurasi yang rendah.
Laporan mengungkapkan bahwa rudal ini menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil dan sering kali dapat ditangkis oleh artileri Ukraina, sehingga kurang efektif dalam menghadapi sistem pertahanan yang modern.
Pesawat Tempur Su-57 Felon, Teknologi Tembusannya Diperdebatkan
Pesawat tempur berbasis teknologi rahasia Rusia, Su-57, diprediksi akan menguasai ruang udara.
Su-57 dipromosikan sebagai pesawat yang mampu bersaing dengan F-22 dan F-35.
Namun, penundaan produksi dan kendala perawatan membatasi penggunaannya.
Pesawat ini menghindari pertarungan langsung, dan kemampuan stealth-nya diragukan.
Posting Komentar