Tiga Peristiwa Terpenting: Ledakan Perang Thailand-Kamboja, Tentara Israel Ditahan

Tiga Peristiwa Terpenting: Ledakan Perang Thailand-Kamboja, Tentara Israel Ditahan

wartamoro.com, Jakarta - Top 3 dunia kemarin dimulai dengan berita perang antara Thailand dan Kamboja yang dipicu oleh ranjau darat. Perang tersebut menyebabkan kematian puluhan orang.

Berita lainnya yang masuk dalam tiga berita teratas dunia adalah tentara Israel yang menolak untuk bertempur lagi di Gaza serta peristiwa penembakan massal di Bangkok. Berikut adalah berita selengkapnya:

1. Ranjau Darat, Penyebab Pertempuran Thailand-Kamboja

THAILANDtelah menutup empat pos pemeriksaan perbatasan dengan Kamboja dan mengusir duta besar Kamboja setelah terjadi ledakanranjau daratmelukai seorang prajurit Thailand, memperparah ketegangan yang sedang berlangsung antara kedua negara, demikian laporan yang diberikanAnadolu.

Pasukan tersebut kehilangan kakinya yang kanan akibat ledakan di dekat perbatasan antara dua negara. Letnan Jenderal Boonsin Phadklang, komandan Wilayah Angkatan Darat ke-2 Thailand, mengatakan bahwa ranjau darat itu kemungkinan besar baru saja ditanam.

Sebagai respons, Thailand mengumumkan akan memperkuat tanggapannya secara militer mulai 24 Juli, dengan menutup pos perbatasan Chong An Ma, Chong Sa-ngam, Chong Chom, dan Chong Sai Takoo, serta kuil Ta Muen Thom dan Ta Kwai, yang berada di wilayah perbatasan yang masih menjadi sengketa dan belum jelas batasnya.

Sebelumnya, pada 16 Juli, ledakan ranjau lainnya melukai tiga prajurit Thailand, salah satunya kehilangan kaki akibat luka tersebut. Ledakan ini terjadi di wilayah yang dikenal sebagai daerah yang penuh dengan ranjau. Kementerian Luar Negeri Kamboja menyangkal tuduhan bahwa mereka meletakkan ranjau baru, dan menyatakan bahwa ranjau-ranjau tersebut merupakan sisa dari konflik masa lalu.

Baca selengkapnya di sini.

2. Ibu Kota Thailand Dihiasi dengan Peristiwa Penembakan Massal, Enam Orang Meninggal Dunia

Penembakan massal terjadi di ThailandSeorang laki-laki berusia 61 tahun menembak para pengunjung di Pasar Or Tor Kor, yang terletak di kawasan Chatuchak, Bangkok.

Menurut Bangkok Post, enam orang meninggal termasuk pelaku yang kemudian menembak dirinya sendiri. Lima korban terdiri dari empat petugas keamanan dan seorang pedagang pasar.

Tersangka diketahui merupakan mantan petugas keamanan berusia 61 tahun yang sebelumnya bekerja di perusahaan yang sama dengan para petugas yang ditembak dan tewas. Setelah kejadian penembakan, tersangka duduk di bangku di tengah pasar dan menembak dirinya sendiri hingga meninggal dunia.

Pihak berwenang telah memulai penyelidikan untuk mengungkap motif tersangka. Pelaku menggunakan kaos hitam dan celana pendek berpola, sementara tas ransel berada di samping jenazahnya.

Lihat selengkapnya di sini.

3. Tentara Israel Ditahan karena Menolak Berperang di Gaza

Militer Israel atau IDF menyatakan telah mengangkat dan menahan tiga tentaranya karena menolak kembali berperang di JalurGazaTiga anggota militer dari Batalyon 931 Brigade Infanteri Nahal dihukum penjara selama tujuh hingga dua belas hari di tahanan militer.

Menurut lembaga penyiaran publik KAN seperti dilansir oleh Anadolu, para prajurit yang dipecat menyebutkan adanya krisis internal yang serius sebagai alasan mereka menolak untuk bertempur kembali di Gaza.

Ini bukan kali pertama tentara Israel menolak untuk terlibat dalam pertempuran di Gaza. Berdasarkan data militer, sebanyak 895 tentara Israel dilaporkan gugur dan 6.134 lainnya luka-luka sejak perang di Gaza dimulai. Militer menghadapi tuduhan karena menyembunyikan kerugian yang lebih besar.

Pasukan militer Israel, yang menolak permintaan global untuk menghentikan perang, telah memulai serangan ganas di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023. Serangan militer Israel telah menyebabkan kematian hampir 60.000 penduduk Palestina, terutama perempuan dan anak-anak. Serangan udara yang terus-menerus telah merusak wilayah tersebut dan menyebabkan kelangkaan makanan.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama