
wartamoro.com- Konferensi Pelatih Aspac FBI NAA Tahun 2025 secara resmi dibuka di lokasi Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Badung, pada hari Rabu (20/8).
Pembukaan konferensi dilakukan dengan pemukulan gong oleh Ketua FBI NAA Asia Pacific Chapter 2025, Brigjen Pol Ratno Kuncoro, yang didampingi Wakapolda Bali Brigjen Pol I Komang Sandi Arsana, serta Direktur Eksekutif FBI NAA, Mr. Jeffrey McCormick.
"Para pemimpin keamanan global yang terdiri dari para profesional atau tokoh senior dalam bidang penegakan hukum dari berbagai negara saling bertemu," jelas Brigjen Pol Ratno.
Brigjen Pol Ratno juga menjabat sebagai Ketua Panitia FBI NAA Aspac Retrainer Conference 2025, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini mengupas topik keamanan global yang meliputi penanganan kejahatan terorganisir, sabotase, dan kejahatan siber. “Ini menjadi kesempatan untuk saling berbagi ilmu antara para peserta,” katanya.
Acara ini diikuti oleh Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman sebagai salah satu pembicara yang juga dapat berkontribusi dalam penyusunan Undang-Undang (UU) terkait pencegahan, atau tindakan yang dilakukan sebelum kejadian terjadi.
Konferensi Retrainer FBI NAA Asia Pacific Chapter (Aspac) 2025 diikuti oleh lebih dari 165 peserta yang berasal dari 29 negara serta dalam negeri, dengan 162 peserta berasal dari Perwakilan Kementerian dan Lembaga Negara. Acara ini berlangsung pada tanggal 17 hingga 22 Agustus 2025, yang dimulai dengan kedatangan peserta, pendaftaran, dan proses lainnya.
FBI NAA diharapkan mampu memberikan kontribusi berupa pengalaman, pengetahuan, serta metode terbaik dalam penerapan hukum. FBI NAA juga menawarkan pelatihan, pendidikan, dan informasi berkualitas tinggi bagi komunitas penegak hukum di seluruh dunia.
Konferensi Pelatih FBI NAA Aspac 2025 ini menjadi tempat berkumpulnya anggota FBI NAA untuk melanjutkan dedikasi mereka terhadap masyarakat, jaringan, pendidikan, serta pertumbuhan profesional sepanjang karier dalam bidang penegakan hukum.
Dalam pelaksanaan konferensi ini, Polda Bali menyiagakan ratusan petugas untuk menjaga keamanan. “Polda Bali bekerja sama dengan Polresta Denpasar telah menyiapkan personel pengamanan sebanyak 276 orang,” kata Karo Ops Polda Bali, Kombes Pol Soelistijono.
Kombes Soelistijono memberikan perintah kepada seluruh personel yang terlibat untuk melaksanakan pengamanan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur). “Saya meminta setiap Kepala Satgas PAM untuk selalu memeriksa personelnya dan menjalankan pengamanan sesuai dengan SOP,” ujarnya.
Bagi seluruh anggota keamanan, diharapkan untuk senantiasa menjalin koordinasi yang baik dengan panitia penyelenggara dan instansi terkait yang turut serta dalam pelaksanaan pengamanan. “Kami semua sangat berharap acara ini berjalan dengan lancar dan tidak mengalami kendala yang signifikan,” tutupnya.
Di sisi lain, Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengirimkan 28 personel guna menjaga keamanan kedatangan dan keberangkatan para delegasi. Pengawasan di bandara berlangsung dari tanggal 18 hingga 21 Agustus 2025. Petugas ditempatkan di beberapa lokasi penting seperti Terminal VIP, Terminal Internasional, Terminal Domestik, serta jalur yang dilalui oleh delegasi.
"Harapan kami seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kedatangan hingga keberangkatan delegasi nantinya, berjalan dengan aman dan lancar. Petugas juga ditempatkan sesuai prosedur yang telah ditetapkan serta terus bekerja sama dengan instansi terkait," kata Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana.
Posting Komentar