5 Fakta Menarik Burung Jalak Ekor Kastanye, Bintang Akrobatik Alam

Burung jalak (Sturnidae) merupakan kelompok burung berukuran sedang yang memiliki ciri khas bulu mengilap, paruh tipis namun kuat, serta penyebaran yang sangat luas. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 128 spesies yang termasuk dalam famili ini. Nah, salah satu jenis burung jalak yang akan kita bahas secara lengkap pada kesempatan kali ini adalah jalak ekor kastanye (Sturnia malabarica).

Burung ini memiliki kombinasi warna bulu yang menarik, yaitu abu-abu pada bagian punggung dan sayap, putih di bagian kepala dan perut, serta ekor yang umumnya berwarna cokelat atau kastanye. Paruhnya juga memiliki dua warna yang berbeda, yakni biru di bagian pangkal dan kuning pada bagian sisanya. Dari segi ukuran, jalak ekor kastanye memiliki panjang tubuh sekitar 20 cm, rentang sayap antara 30—36 cm, dan berat badan berkisar antara 32—44 gram. Selain penampilannya, mari kita bahas fakta-fakta menarik lain tentang burung ini!

1. Peta penyebaran dan lingkungan pilihan

5 Fakta Menarik Burung Jalak Ekor Kastanye, Bintang Akrobatik Alam

Burung jalak ekor kastanye adalah spesies yang berasal dari Dunia Lama, dengan sebaran utama di kawasan Asia. Habitat alami mereka mencakup Pakistan, India, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal, Bhutan, Tiongkok, Myanmar, Laos, Kamboja, Thailand, dan Vietnam. MenurutData Zone by Birdlife, luas wilayah yang menjadi penyebaran burung ini mencapai 9,77 juta kilometer persegi.

Sementara itu, habitat yang biasa dihuni oleh jalak ekor kastanye umumnya berupa hutan tropis dan subtropis, savana, serta daerah pertanian atau perkebunan yang dikelola manusia. Artinya, mereka mampu beradaptasi dengan baik dalam lingkungan sekitar kita. Burung ini bisa ditemukan di daratan dengan ketinggian antara 0—3.050 meter di atas permukaan laut.

2. Makanan kesukaan dan kegiatan sosial

5 Fakta Menarik Burung Jalak Ekor Kastanye, Bintang Akrobatik Alam

Soal makanan, burung jalak ekor kastanye termasuk hewan omnivora atau pemakan segala. Berdasarkan sumberAnimalia, pilihan makanan mereka terdiri dari berbagai jenis buah-buahan, bunga, nektar, dan serangga. Waktu mencari makan bagi mereka terjadi saat Matahari masih terlihat di langit atau termasuk dalam kategori hewan diurnal.

Sementara itu, spesies burung jalak ini merupakan hewan yang bersifat sosial. Mereka membentuk kelompok dengan jumlah terbatas dan selalu berada bersama sebagian besar waktu, baik saat mencari makanan maupun berdampingan di atas pohon. Dalam berkomunikasi, jalak ekor kastanye memanfaatkan suara nyanyian, keributan, serta bunyi peluit dan suara unik yang terdengar seperti ‘churruntuk memanggil anggota kelompok.

3. Gerakan aksi yang menarik saat berpasangan

5 Fakta Menarik Burung Jalak Ekor Kastanye, Bintang Akrobatik Alam

Jalak ekor coklat yang bersifat sosial ini tergolong sangat harmonis dengan anggota kelompoknya masing-masing. Mereka sering menunjukkan pertunjukan terbang yang luar biasa bersama, khususnya ketika sedang berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. DilansirBirda, pasangan atau kelompok yang terbang bersama tersebut akan melakukan berbagai jenis gerakan seperti merunduk, berputar, dan meliuk yang tampak seperti aksi akrobatik.

Luar biasanya, simfoni terbang antar individu ini dilakukan dengan jarak yang cukup dekat. Jika dibayangkan, tindakan jalak ekor kastanye ini mirip dengan pertunjukan udara yang dilakukan angkatan udara dengan pesawat tempur. Oh ya, tujuan dari pergerakan spesies jalak ini adalah untuk bermigrasi saat pergantian musim di wilayah masing-masing. Kumpulan jalak ekor kastanye akan menghindari suhu dingin serta mencari daerah dengan sumber makanan yang masih melimpah.

4. Sistem reproduksi

5 Fakta Menarik Burung Jalak Ekor Kastanye, Bintang Akrobatik Alam

Musim perkawinan untuk burung jalak ekor kastanye terjadi antara bulan Maret hingga Juni. Mereka termasuk dalam spesies yang monogami, yaitu setia pada satu pasangan. Selanjutnya, pasangan jalak kastanye yang terbentuk akan bekerja sama dalam membangun sarang yang biasanya ditempatkan di pohon dengan ketinggian 3—12 meter.

Setelah sarang siap, proses kawin dan berkembang biak dimulai. DikutipAnimalia, betina jalak ekor kastanye menghasilkan sekitar 3—5 telur dalam satu musim kawin. Telur tersebut kemudian mengalami masa inkubasi selama 13—17 hari. Baik jantan maupun betina sama-sama berbagi tugas dalam merawat, menjaga, dan memberi makan anak mereka kelak. Di alam liar, diperkirakan bahwa jalak ekor kastanye hidup sekitar 3 tahun saja.

5. Status konservasi

5 Fakta Menarik Burung Jalak Ekor Kastanye, Bintang Akrobatik Alam

Dari IUCN Red List, ditulis bahwa status konservasi jalak ekor kastanye berada dalam kategori hewan yang memiliki risiko rendah (Least Concern). Namun, belum diketahui secara pasti mengenai jumlah dan perkembangan populasi spesies ini di seluruh dunia, mengingat betapa luasnya penyebarannya. Memang, terdapat beberapa ancaman yang mulai dialami oleh burung ini dan seluruhnya berkaitan dengan kita, manusia.

Sebagai contoh, kerusakan habitat atau perubahan fungsi lahan di negara-negara yang menjadi tempat tinggal jalak ekor kastanye memaksa burung tersebut untuk lebih beradaptasi dengan lingkungan manusia. Meskipun secara umum mereka mampu bertahan dalam kondisi tersebut, tetapi tidak untuk mendapatkan sumber makanan alami. Oleh karena itu, jumlah populasi burung ini bisa saja menurun secara perlahan, namun pasti di berbagai wilayah. Sampai saat ini, belum ada upaya konservasi khusus yang dilakukan terhadap jalak ekor kastanye.

Tidak hanya aktif secara sosial, dari sekian fakta menarik tentang jalak ekor kastanye di atas terlihat jelas bahwa burung ini mampu bekerja sama secara optimal dengan rekan-rekannya. Mereka seolah terbang bukan hanya untuk bermigrasi, tetapi juga memberikan pertunjukan yang menarik bagi makhluk lain di sekitarnya melalui gerakan terbang yang sangat gesit. Apakah kamu pernah menyaksikan aksi kawanan burung jalak ini saat sedang terbang, belum?

7 Fakta Menarik Scaled Quail, Burung Puyuh Berduri dari Amerika 5 Fakta Menarik Kakapo, Burung Malam yang Jadi Perhatian Para Ilmuwan 6 Burung Indonesia Paling Menawan, Termasuk Cenderawasih dan Merak!

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama