
wartamoro.com– Suasana sedih dan sisa-sisa bangunan yang rusak menyambut kedatangan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, saat melakukan inspeksi langsung ke lokasi ledakan gas elpiji yang menghancurkan pemukiman warga di RT 2 RW 6, Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, pada Selasa (5/8/2025).
Di tengah rasa sedih yang menghiasi warga, Erwin memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bertindak cepat memberikan solusi nyata dan bantuan kepada para korban.
Di hadapan warga yang masih terkejut, Erwin tidak hanya memberikan dukungan spiritual, tetapi juga menjelaskan tiga langkah nyata yang akan segera dilaksanakan pemerintah untuk memulihkan kondisi para korban.
Ia berjanji akan mengawasi langsung proses tersebut hingga selesai, sambil menekankan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama.
"Yang paling penting saat ini adalah semua ibu dan bapak dalam keadaan aman," kata Erwin dengan suara yang menenangkan saat berbicara dengan warga yang terkena dampak. Kalimat itu menjadi awal dari rangkaian janji bantuan yang diharapkan bisa mengurangi kesulitan mereka.
Tiga Langkah Cepat Pemerintah Kota Bandung untuk Memulihkan Korban
Dalam menghadapi situasi darurat ini, Pemkot Bandung tidak membutuhkan waktu lama. Erwin menjelaskan tiga solusi cepat yang menjadi prioritas utama pemerintah dalam mengatasi dampak bencana di Kiaracondong.
Prioritas Utama: Pemulihan Perumahan Warga
Langkah pertama yang paling penting adalah perbaikan dan pembangunan kembali rumah warga yang rusak. Erwin berharap proses ini dapat selesai dalam waktu singkat.
"Insyaallah, perbaikan rumah yang rusak dapat selesai dalam waktu sebulan. Jadi, kondisi saat ini hanya bersifat sementara," katanya, memberikan harapan kepada warga yang kehilangan tempat tinggal.
Dinas Perumahan dan Wilayah Permukiman (DPKP) Kota Bandung telah diperintahkan untuk segera melakukan penilaian dan memulai proses pembangunan. Tidak hanya rumah milik pribadi, kontrakan yang juga menjadi korban ledakan akan dipastikan diperbaiki oleh Pemkot Bandung.
Bantuan Dokumen yang Hilang dan Pemenuhan Kebutuhan Pokok
Langkah kedua, pemerintah akan sepenuhnya mendukung pengurusan ulang dokumen-dokumen penting warga yang mungkin hilang atau rusak akibat ledakan, seperti KTP, Kartu Keluarga, dan surat berharga lainnya. Erwin mengimbau warga untuk tidak khawatir dan berjanji akan memberikan bantuan dalam seluruh proses agar berjalan dengan lancar.
Ketiga, bantuan untuk kebutuhan sehari-hari telah dan akan terus diberikan. "Kebutuhan harian seperti makanan, mi instan, serta beras sudah mulai kita bagikan," ujar Erwin, memastikan kebutuhan pokok para korban selama masa pemulihan dapat terpenuhi.
Pesan Jelas Wakil Wali Kota Erwin: "Jangan Meremehkan Keamanan Elpiji!"
Bencana ini menjadi peringatan keras bagi seluruh warga tentang bahaya yang tersembunyi di balik penggunaan gas elpiji, khususnya tabung 3 kilogram yang sering digunakan dalam rumah tangga. Erwin memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan peringatan tegas mengenai keamanan.
"Jika regulator sudah rusak atau longgar, jangan dipakai terus-menerus. Segera ganti," tegasnya.
Mengenali bahwa aspek ekonomi bisa menjadi hambatan, Erwin bahkan menawarkan solusi yang penuh perhatian. "Jika tidak mampu membeli, katakan saja kepada saya, nanti kita bantu. Harga regulatornya terjangkau, tetapi jika dibiarkan rusak bisa berbahaya," katanya.
Pesan ini menekankan bahwa tidak ada alasan untuk mengabaikan keselamatan. "Keselamatan adalah prioritas utama. Jangan meremehkan peralatan dapur seperti regulator gas. Mari kita semua lebih waspada dan lebih berhati-hati, agar kejadian serupa tidak terulang lagi," tutupnya.
Posting Komentar